Terungkap! Modus DC Pinjol Kerjai Damkar Semarang, Berujung Minta Maaf

Admin 002

Terungkap! Modus DC Pinjol Kerjai Damkar Semarang, Berujung Minta Maaf
Terungkap! Modus DC Pinjol Kerjai Damkar Semarang, Berujung Minta Maaf

Sanghyangseri.co.id – Kasus penyalahgunaan layanan darurat oleh oknum debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) di Semarang akhirnya terungkap. Pelaku diketahui membuat laporan kebakaran palsu yang menyebabkan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bergerak ke lokasi tanpa adanya kejadian nyata.

Oknum DC tersebut berinisial BS alias Bonefentura Soa. Ia mengakui telah melakukan laporan fiktif ke Damkar Semarang dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah kasus ini viral di media sosial.

Dalam pengakuannya, pelaku menyebut aksinya dipicu emosi terkait persoalan utang dengan seorang warga yang belum diselesaikan. Ia kemudian memanfaatkan layanan darurat untuk menekan pihak yang bersangkutan.

Aksi tersebut berdampak serius karena membuat petugas Damkar harus mengerahkan sumber daya ke lokasi kejadian yang ternyata tidak ada kebakaran. Hal ini dinilai merugikan dan berpotensi menghambat penanganan kondisi darurat yang sebenarnya.

Setelah identitasnya terungkap, pelaku mendatangi langsung kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang untuk meminta maaf. Ia hadir bersama keluarga dan perwakilan perusahaan tempatnya bekerja, serta mengikuti proses mediasi dengan pihak Damkar.

Sebagai bentuk konsekuensi moral, pelaku diminta mengenakan perlengkapan pemadam kebakaran lengkap dan menjalani simulasi tugas petugas Damkar, seperti menyemprot air dan merapikan selang. Dari pengalaman tersebut, ia mengaku menyadari beratnya pekerjaan petugas di lapangan.

Selain itu, perusahaan pinjol tempat pelaku bekerja juga mengambil tindakan tegas dengan memecat yang bersangkutan karena dinilai melanggar prosedur operasional standar dalam proses penagihan.

Sementara itu, pihak Damkar Semarang masih mempertimbangkan apakah akan melanjutkan proses hukum atau mencabut laporan yang sebelumnya telah diajukan ke kepolisian. Mereka menegaskan bahwa layanan darurat tidak boleh disalahgunakan karena menyangkut keselamatan masyarakat.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi peringatan bagi para debt collector agar tidak menggunakan cara-cara yang melibatkan instansi layanan publik dalam penagihan utang.

Popular Post

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Gaya Hidup

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Harga Beras 1 Kg Hari Ini: Update Terbaru 10 Juni 2025 Harga beras, sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, selalu menjadi perhatian ...

Lowongan Driver Indomaret Ciamis

Loker

Lowongan Driver Indomaret Ciamis Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Ciamis? Info lowongan kerja ini mungkin sangat cocok untuk Anda! Bayangkan, mendapatkan penghasilan tetap sambil ...

Lowongan Driver Indomaret Kendari

Loker

Lowongan Driver Indomaret Kendari Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Kendari? Info lowongan kerja ini sangat cocok untuk Anda! Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan ...

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Berita

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Beredar kabar di media sosial tentang bantuan dana senilai Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam. Klaim ini tersebar luas ...

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Berita

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dirawat di rumah sakit pada awal Juni 2025. ...

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Gaya Hidup

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Sinetron Asmara Gen Z yang tayang di SCTV semakin menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang kompleks dan penuh misteri. ...