Stasiun Bogor Padat Akibat Penutupan Peron 6–8, Antrean Penumpang Mengular Saat Jam Sibuk

Admin 002

Stasiun Bogor Padat Akibat Penutupan Peron 6–8, Antrean Penumpang Mengular Saat Jam Sibuk
Stasiun Bogor Padat Akibat Penutupan Peron 6–8, Antrean Penumpang Mengular Saat Jam Sibuk

Sanghyangseri.co.id – Kepadatan penumpang terjadi di Stasiun Bogor pada Kamis pagi akibat penutupan sementara sejumlah peron. Antrean panjang terlihat di area pintu masuk, terutama saat jam berangkat kerja.

Lonjakan volume pengguna ini dipicu oleh ditutupnya peron jalur 6, 7, dan 8 yang mulai berlaku sejak pertengahan April 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari proyek pengembangan infrastruktur untuk meningkatkan kapasitas layanan kereta.

Antrean Panjang di Pintu Masuk Stasiun

Sejak pagi hari, penumpang terlihat mengantre di gate masuk, khususnya dari sisi Jalan Mayor Oking. Pembatasan arus keluar-masuk diterapkan untuk mengatur pergerakan penumpang agar tidak terjadi penumpukan berlebih.

Meskipun kondisi cukup padat, petugas tetap mengatur aliran penumpang secara bergantian sehingga mobilitas masih dapat dikendalikan.

Sementara itu, situasi berbeda terlihat di pintu masuk dari arah Alun-alun Bogor yang relatif lebih lengang dibandingkan sisi lainnya.

Perubahan Akses Imbas Penutupan Peron

Penutupan peron 6 hingga 8 membuat aktivitas naik dan turun penumpang dialihkan ke peron jalur 2–3 serta 4–5. Perubahan ini berdampak langsung pada pola pergerakan pengguna kereta, terutama pada jam sibuk pagi hari.

Sebagai solusi sementara, penumpang diarahkan menggunakan akses tambahan melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang untuk mencapai peron yang masih beroperasi. Jalur ini menjadi alternatif utama guna mengurai kepadatan.

Petugas Disiagakan di Titik Strategis

Untuk memastikan kelancaran arus penumpang, sejumlah petugas ditempatkan di berbagai titik penting, seperti area gate dan jalur penghubung antarperon. Mereka bertugas memberikan arahan serta membantu penumpang menyesuaikan dengan perubahan akses.

Pengaturan ini dilakukan agar aktivitas di dalam stasiun tetap berjalan meskipun terjadi penyesuaian besar akibat proyek pembangunan.

Proyek Pengembangan Infrastruktur Stasiun

Penutupan peron ini merupakan bagian dari proyek perpanjangan jalur dan peningkatan fasilitas, termasuk kanopi peron. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas layanan kereta komuter di masa depan.

Selama masa pengerjaan yang diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan, pengguna diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Dampak bagi Penumpang KRL

Kondisi ini memberikan sejumlah dampak bagi pengguna, antara lain:

  • Antrean lebih panjang saat jam sibuk
  • Perubahan akses menuju peron
  • Penyesuaian jadwal perjalanan kereta

Meski menimbulkan ketidaknyamanan sementara, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta di kawasan Bogor dan sekitarnya.

Popular Post

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Gaya Hidup

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Harga Beras 1 Kg Hari Ini: Update Terbaru 10 Juni 2025 Harga beras, sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, selalu menjadi perhatian ...

Lowongan Driver Indomaret Kendari

Loker

Lowongan Driver Indomaret Kendari Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Kendari? Info lowongan kerja ini sangat cocok untuk Anda! Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan ...

Lowongan Driver Indomaret Ciamis

Loker

Lowongan Driver Indomaret Ciamis Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Ciamis? Info lowongan kerja ini mungkin sangat cocok untuk Anda! Bayangkan, mendapatkan penghasilan tetap sambil ...

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Berita

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Beredar kabar di media sosial tentang bantuan dana senilai Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam. Klaim ini tersebar luas ...

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Berita

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dirawat di rumah sakit pada awal Juni 2025. ...

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Gaya Hidup

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Sinetron Asmara Gen Z yang tayang di SCTV semakin menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang kompleks dan penuh misteri. ...