Rupiah Melemah Tembus Rp17.000, Ini Kata Airlangga dan Bank Indonesia

Admin 002

Rupiah Melemah Tembus Rp17.000, Ini Kata Airlangga dan Bank Indonesia
Rupiah Melemah Tembus Rp17.000, Ini Kata Airlangga dan Bank Indonesia

Sanghyangseri.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp17.000 per dolar AS. Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga terjadi pada berbagai mata uang di kawasan.

Menurutnya, pergerakan nilai tukar masih dipengaruhi faktor global sehingga pemerintah memilih untuk memantau situasi tanpa mengambil langkah berlebihan.

Faktor Global Jadi Penyebab Utama

Airlangga menegaskan bahwa tekanan terhadap rupiah erat kaitannya dengan dinamika ekonomi global, termasuk ketidakpastian pasar keuangan dan kondisi geopolitik. Ia juga menyebut stabilitas nilai tukar merupakan tanggung jawab bank sentral.

Dalam hal ini, pemerintah tetap berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menjaga kondisi ekonomi nasional tetap stabil.

Pandangan Bank Indonesia Soal Pelemahan Rupiah

Sementara itu, Bank Indonesia melalui Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti menjelaskan bahwa pelemahan rupiah masih sejalan dengan tren regional.

Ia menyebut depresiasi nilai tukar masih dalam batas wajar jika dibandingkan dengan mata uang negara lain di Asia.

BI Lakukan Intervensi untuk Jaga Stabilitas

Bank Indonesia memastikan akan terus melakukan berbagai langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing dan penguatan instrumen moneter.

Langkah ini bertujuan menjaga kepercayaan investor serta mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

Selain itu, cadangan devisa Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk meredam gejolak eksternal.

Purbaya Soroti Pentingnya Kewaspadaan

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, mengingatkan bahwa kondisi ekonomi saat ini membutuhkan kewaspadaan tinggi.

Ia menilai pelemahan rupiah menjadi sinyal bahwa Indonesia harus semakin disiplin dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama di tengah tekanan global yang belum mereda.

Penutup

Melemahnya rupiah hingga menyentuh level Rp17.000 per dolar AS mencerminkan tekanan global yang masih kuat. Meski demikian, pemerintah dan Bank Indonesia memastikan bahwa kondisi ini masih terkendali dan berbagai langkah stabilisasi terus dilakukan untuk menjaga ekonomi tetap aman.

Popular Post

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Gaya Hidup

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Harga Beras 1 Kg Hari Ini: Update Terbaru 10 Juni 2025 Harga beras, sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, selalu menjadi perhatian ...

Lowongan Driver Indomaret Ciamis

Loker

Lowongan Driver Indomaret Ciamis Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Ciamis? Info lowongan kerja ini mungkin sangat cocok untuk Anda! Bayangkan, mendapatkan penghasilan tetap sambil ...

Lowongan Driver Indomaret Kendari

Loker

Lowongan Driver Indomaret Kendari Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Kendari? Info lowongan kerja ini sangat cocok untuk Anda! Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan ...

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Berita

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Beredar kabar di media sosial tentang bantuan dana senilai Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam. Klaim ini tersebar luas ...

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Berita

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dirawat di rumah sakit pada awal Juni 2025. ...

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Gaya Hidup

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Sinetron Asmara Gen Z yang tayang di SCTV semakin menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang kompleks dan penuh misteri. ...