Sanghyangseri.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam fase “survival mode” atau mode bertahan. Dalam situasi ini, seluruh kebijakan pemerintah harus dijalankan dengan serius tanpa toleransi terhadap kesalahan.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak lagi memiliki ruang untuk bekerja secara santai atau setengah hati dalam mengelola program dan keuangan negara.
Tak Ada Ruang Kelalaian, Terutama di Sektor Pajak
Menurut Purbaya, sektor penerimaan negara seperti pajak menjadi salah satu fokus utama yang harus dijaga secara ketat. Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam pengelolaan pajak dapat berdampak besar terhadap kondisi ekonomi nasional.
Selain itu, seluruh program pemerintah juga harus dijalankan secara optimal. Jika tidak, Indonesia berisiko tertinggal dari negara lain dalam persaingan global.
Pengawasan Program Akan Diperketat
Dalam upaya memastikan efektivitas kebijakan, Kementerian Keuangan akan meningkatkan pengawasan terhadap berbagai program. Purbaya menyatakan akan memanfaatkan seluruh kewenangan yang dimiliki untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana.
Ia juga menegaskan pentingnya menutup celah inefisiensi, baik yang terjadi karena sistem maupun faktor lain.
Dukungan Kebijakan Presiden dan Pembentukan Satgas
Langkah ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong percepatan pembangunan melalui pembentukan satuan tugas khusus. Satgas tersebut bertugas mengidentifikasi hambatan serta memastikan program berjalan lebih efektif.
Pendekatan ini dilakukan agar seluruh sumber daya negara dapat dimaksimalkan di tengah ketidakpastian global.
Perbaikan Sistem dan Penutupan Kebocoran
Meski beberapa sektor seperti pajak dan bea cukai telah mengalami kemajuan, Purbaya menilai masih ada potensi kebocoran yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan pembenahan sistem secara menyeluruh.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus meningkatkan efisiensi anggaran.
Penutup
Pernyataan Purbaya menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam fase krusial. Dengan kondisi “survival mode”, pemerintah dituntut bekerja lebih disiplin, efisien, dan fokus agar mampu menghadapi tekanan global serta menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.






