Sanghyangseri.co.id – Kasus penipuan berkedok layanan darurat oleh debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) di Sleman terus didalami aparat kepolisian. Terbaru, polisi mengungkap bahwa nomor telepon yang digunakan pelaku terdeteksi berada di wilayah Sumatera Utara.
Kapolresta Sleman menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi tersebut. Hingga kini, belum ada pihak yang diamankan.
Modus: Laporan Darurat Fiktif
Kasus ini bermula dari laporan palsu yang masuk ke layanan darurat, baik ambulans maupun pemadam kebakaran (damkar).
Untuk ambulans, pelaku menghubungi relawan dengan alasan ada pasien dalam kondisi darurat yang perlu segera dibawa ke rumah sakit. Namun, saat petugas tiba di lokasi, pasien yang dimaksud ternyata tidak ada dan bahkan disebut sudah lama tidak tinggal di alamat tersebut.
Sementara itu, damkar juga menerima laporan palsu terkait permintaan evakuasi ular. Setelah dicek langsung ke lokasi, laporan tersebut terbukti tidak benar.
Diduga Digunakan untuk Menagih Utang
Dari hasil penelusuran awal, polisi menduga modus ini digunakan oleh DC pinjol untuk menekan atau menagih utang kepada seseorang.
Setelah petugas menyadari laporan tersebut fiktif dan mencoba menghubungi kembali nomor pelaku, penelepon mengaku berasal dari pihak pinjaman online dan bahkan meminta agar petugas ikut menagih utang kepada debitur.
Terjadi di Wilayah Sleman
Peristiwa ini terjadi di sebuah indekos di wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Rabu (22/4). Baik ambulans maupun damkar sempat datang ke lokasi yang sama akibat laporan palsu tersebut.
Kasus ini kemudian viral di media sosial karena dinilai sangat meresahkan dan berpotensi mengganggu layanan darurat yang seharusnya digunakan untuk situasi kritis.
Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi
Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari sopir ambulans, petugas damkar, serta sejumlah saksi di lokasi.
Selain itu, pelacakan terhadap nomor telepon pelaku terus dilakukan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.
Kesimpulan
Kasus jebakan terhadap ambulans dan damkar di Sleman menunjukkan adanya penyalahgunaan layanan darurat untuk kepentingan penagihan utang pinjol.
Dengan nomor pelaku yang sudah terlacak, polisi kini fokus mengungkap identitas dan motif lebih dalam. Peristiwa ini juga menjadi peringatan serius terkait dampak negatif praktik penagihan yang tidak etis.






