Polemik Roblox dan YouTube Belum Patuhi PP Tunas, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Admin 002

Polemik Roblox dan YouTube Belum Patuhi PP Tunas, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas
Polemik Roblox dan YouTube Belum Patuhi PP Tunas, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Sanghyangseri.co.id – Polemik muncul setelah dua platform digital besar, Roblox dan YouTube, dilaporkan belum sepenuhnya mematuhi aturan pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa kedua platform tersebut masih dalam proses penyesuaian terhadap kebijakan PP Tunas atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang tata kelola sistem elektronik untuk perlindungan anak.

Aturan ini mewajibkan platform digital untuk membatasi akses pengguna anak sesuai usia, serta meningkatkan perlindungan data pribadi mereka di dunia maya.

Sebagian Platform Sudah Patuh, Dua Masih Tertinggal

Dari total delapan platform yang diawasi pemerintah, enam di antaranya telah menyatakan komitmen untuk mematuhi regulasi tersebut, termasuk Instagram, Facebook, TikTok, serta platform lainnya.

Sementara itu, Roblox dan YouTube masih menjadi sorotan karena belum menunjukkan kepatuhan penuh terhadap aturan tersebut.

Desakan Agar Pemerintah Lebih Tegas

Sejumlah pihak menilai pemerintah perlu mengambil langkah lebih tegas. Akademisi dari Universitas Airlangga menilai lemahnya penegakan aturan dapat membuat regulasi tidak efektif.

Menurutnya, jika aturan tidak diterapkan secara konsisten, platform digital berpotensi mengabaikan kewajiban yang telah ditetapkan negara.

DPR: Ini Bukan Sekadar Administrasi

Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, juga menyoroti persoalan ini. Ia menegaskan bahwa PP Tunas bukan sekadar aturan administratif, melainkan bagian penting dari upaya negara melindungi anak-anak dari risiko konten digital yang berbahaya.

DPR pun mendorong pemerintah untuk bertindak tegas namun tetap diplomatis agar seluruh platform global tunduk pada regulasi yang berlaku di Indonesia.

KPAI Soroti Dampak terhadap Anak

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahkan mengungkap kekhawatiran lebih jauh. Mereka menyebut telah sejak lama mengingatkan pemerintah terkait potensi dampak negatif dari platform digital terhadap anak.

Beberapa kasus seperti kekerasan hingga perilaku berisiko disebut berkaitan dengan paparan konten dari platform tersebut.

KPAI juga meragukan kedua platform akan segera patuh, mengingat sebelumnya telah diberikan peringatan namun belum menunjukkan perubahan signifikan.

Ancaman Sanksi Menanti

Pemerintah menegaskan bahwa kepatuhan terhadap PP Tunas bersifat wajib. Platform yang tidak mematuhi aturan berpotensi menghadapi sanksi bertahap, mulai dari teguran hingga pembatasan akses.

Saat ini, komunikasi antara pemerintah dan pihak platform masih terus dilakukan untuk mencari solusi agar kebijakan perlindungan anak dapat diterapkan secara menyeluruh.

Popular Post

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Gaya Hidup

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Harga Beras 1 Kg Hari Ini: Update Terbaru 10 Juni 2025 Harga beras, sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, selalu menjadi perhatian ...

Lowongan Driver Indomaret Kendari

Loker

Lowongan Driver Indomaret Kendari Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Kendari? Info lowongan kerja ini sangat cocok untuk Anda! Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan ...

Lowongan Driver Indomaret Ciamis

Loker

Lowongan Driver Indomaret Ciamis Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Ciamis? Info lowongan kerja ini mungkin sangat cocok untuk Anda! Bayangkan, mendapatkan penghasilan tetap sambil ...

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Berita

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Beredar kabar di media sosial tentang bantuan dana senilai Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam. Klaim ini tersebar luas ...

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Berita

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dirawat di rumah sakit pada awal Juni 2025. ...

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Gaya Hidup

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Sinetron Asmara Gen Z yang tayang di SCTV semakin menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang kompleks dan penuh misteri. ...