Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Masuk Babak Baru, Perawat Dinonaktifkan dan Dilaporkan ke Polisi

Admin 002

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Masuk Babak Baru, Perawat Dinonaktifkan dan Dilaporkan ke Polisi
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Masuk Babak Baru, Perawat Dinonaktifkan dan Dilaporkan ke Polisi

Sanghyangseri.co.id – Kasus dugaan kelalaian tenaga medis yang menyebabkan bayi hampir tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kini memasuki perkembangan baru. Orang tua bayi memutuskan membawa perkara ini ke jalur hukum setelah menilai ada kejanggalan dalam penjelasan pihak rumah sakit.

Ibu bayi, Nina Saleha, secara resmi melaporkan seorang perawat berinisial N ke Polda Jawa Barat. Laporan tersebut dibuat setelah berkonsultasi dengan pihak kepolisian, dengan dugaan pelanggaran terkait percobaan penculikan sesuai pasal dalam KUHP.

Kuasa hukum korban menyebutkan adanya perbedaan antara kronologi versi rumah sakit dengan pengalaman yang dialami kliennya. Pihak keluarga sebelumnya berharap ada klarifikasi langsung, namun respons yang diterima dinilai belum menjawab inti permasalahan.

Di sisi lain, manajemen RSHS telah mengambil langkah internal dengan menonaktifkan sementara perawat yang terlibat. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi untuk menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Pihak rumah sakit juga menyatakan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kementerian Kesehatan dan membuka diri terhadap evaluasi dari berbagai pihak guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Kronologi Singkat Kejadian

Insiden ini terjadi saat proses pemulangan bayi pada awal April 2026. Saat itu, terdapat dua bayi yang dijadwalkan pulang dari ruang perawatan yang sama. Dalam situasi tersebut, petugas diduga mengalami distraksi sehingga bayi sempat diserahkan kepada orang tua yang bukan keluarga kandungnya.

Beruntung, kesalahan tersebut segera disadari dan bayi langsung dikembalikan kepada ibu kandungnya sebelum terjadi hal yang lebih serius.

Meski kejadian berlangsung singkat, kasus ini menjadi sorotan publik setelah keluhan keluarga korban beredar di media sosial. Awalnya sempat dianggap selesai secara kekeluargaan, namun kini berlanjut ke proses hukum.

Popular Post

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Gaya Hidup

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Harga Beras 1 Kg Hari Ini: Update Terbaru 10 Juni 2025 Harga beras, sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, selalu menjadi perhatian ...

Lowongan Driver Indomaret Kendari

Loker

Lowongan Driver Indomaret Kendari Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Kendari? Info lowongan kerja ini sangat cocok untuk Anda! Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan ...

Lowongan Driver Indomaret Ciamis

Loker

Lowongan Driver Indomaret Ciamis Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Ciamis? Info lowongan kerja ini mungkin sangat cocok untuk Anda! Bayangkan, mendapatkan penghasilan tetap sambil ...

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Berita

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Beredar kabar di media sosial tentang bantuan dana senilai Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam. Klaim ini tersebar luas ...

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Berita

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dirawat di rumah sakit pada awal Juni 2025. ...

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Gaya Hidup

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Sinetron Asmara Gen Z yang tayang di SCTV semakin menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang kompleks dan penuh misteri. ...