Iran Bantah Klaim Trump soal Pengiriman Uranium ke AS, Tegaskan Tak Pernah Dibahas

Admin 002

Iran Bantah Klaim Trump soal Pengiriman Uranium ke AS, Tegaskan Tak Pernah Dibahas
Iran Bantah Klaim Trump soal Pengiriman Uranium ke AS, Tegaskan Tak Pernah Dibahas

Sanghyangseri.co.id – Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa tidak ada rencana maupun kesepakatan untuk menyerahkan uranium yang telah diperkaya kepada Amerika Serikat. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim Presiden AS Donald Trump terkait hal tersebut.

Juru bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baqaei, menyampaikan bahwa uranium milik negaranya tidak akan dipindahkan ke pihak mana pun. Ia juga menegaskan isu pemindahan uranium sama sekali tidak pernah menjadi bagian dari pembahasan dalam proses negosiasi terbaru.

Sebelumnya, Trump menyebut Amerika Serikat akan memperoleh “debu nuklir”, istilah yang merujuk pada uranium yang diperkaya milik Iran, bahkan diklaim berada di bawah tanah. Ia juga menyatakan bahwa proses tersebut tidak akan melibatkan biaya dari pihak AS.

Namun, pihak Iran menegaskan bahwa fokus utama perundingan saat ini bukan lagi semata-mata soal program nuklir, melainkan upaya untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. Dengan demikian, topik pembicaraan menjadi lebih luas dan mencakup berbagai aspek lain.

Selain itu, Iran menekankan pentingnya pencabutan sanksi serta kompensasi atas kerugian yang timbul akibat konflik. Kedua hal tersebut disebut sebagai prioritas utama dalam setiap pembahasan dengan pihak internasional.

Di tengah dinamika tersebut, Iran diketahui masih memiliki cadangan uranium yang diperkaya hingga level 60 persen, mendekati ambang yang dapat digunakan untuk pengembangan senjata nuklir. Selain itu, terdapat pula stok uranium dengan tingkat pengayaan 20 persen yang juga tergolong signifikan.

Konteks Ketegangan AS–Iran

Pernyataan saling bertolak belakang antara Washington dan Teheran mencerminkan situasi negosiasi yang masih penuh ketidakpastian. Dalam berbagai laporan internasional, Iran secara konsisten menolak klaim bahwa mereka akan menyerahkan uranium ke AS dan menegaskan bahwa sumber daya tersebut tetap berada di bawah kendali mereka.

Sementara itu, pernyataan Trump yang menyebut adanya kesepakatan justru semakin memperlihatkan perbedaan sikap kedua negara. Kondisi ini menandakan bahwa proses diplomasi masih jauh dari kata final dan berpotensi terus berkembang dalam waktu dekat.

Popular Post

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Gaya Hidup

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Harga Beras 1 Kg Hari Ini: Update Terbaru 10 Juni 2025 Harga beras, sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, selalu menjadi perhatian ...

Lowongan Driver Indomaret Kendari

Loker

Lowongan Driver Indomaret Kendari Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Kendari? Info lowongan kerja ini sangat cocok untuk Anda! Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan ...

Lowongan Driver Indomaret Ciamis

Loker

Lowongan Driver Indomaret Ciamis Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Ciamis? Info lowongan kerja ini mungkin sangat cocok untuk Anda! Bayangkan, mendapatkan penghasilan tetap sambil ...

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Berita

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Beredar kabar di media sosial tentang bantuan dana senilai Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam. Klaim ini tersebar luas ...

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Berita

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dirawat di rumah sakit pada awal Juni 2025. ...

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Gaya Hidup

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Sinetron Asmara Gen Z yang tayang di SCTV semakin menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang kompleks dan penuh misteri. ...