Sanghyangseri.co.id – Kasus dugaan penggelapan dana yang menimpa selebgram Fujianti Utami menjadi sorotan publik. Mantan karyawan yang bekerja sebagai admin media sosial diduga menyalahgunakan uang hingga lebih dari Rp1 miliar untuk kepentingan pribadi.
Peristiwa ini terungkap setelah Fuji melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Ia mengaku kecewa karena dana yang seharusnya berasal dari kerja sama endorsement justru dialihkan tanpa izin ke rekening pribadi pelaku.
Menurut pengakuan Fuji, sebagian uang hasil penggelapan itu digunakan untuk membeli barang mewah, termasuk satu unit mobil yang diberikan kepada pacar atau mantan pacar pelaku. Hal ini membuatnya semakin geram karena aset tersebut bukan berasal dari penghasilan yang sah.
Ia juga meminta agar pihak yang menerima barang tersebut bersedia mengembalikannya. Fuji menegaskan bahwa dana yang digunakan untuk membeli mobil tersebut bukanlah hak pelaku, melainkan hasil tindakan yang merugikan dirinya.
Dari hasil penyelidikan awal, modus yang dilakukan terlapor mencakup pengalihan dana secara diam-diam serta penghapusan jejak komunikasi terkait pekerjaan. Akibatnya, Fuji tidak hanya mengalami kerugian finansial, tetapi juga kehilangan sejumlah data penting.
Kasus ini kini tengah diproses oleh kepolisian dan telah memasuki tahap penyidikan. Pihak berwenang masih mendalami aliran dana serta total kerugian yang ditimbulkan dari dugaan penggelapan tersebut.
Fuji berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan efek jera, sekaligus menjadi pelajaran agar kasus serupa tidak kembali terjadi, terutama dalam pengelolaan keuangan di dunia digital dan kerja sama endorsement.






