Di Balik Penikaman Nus Kei: Dendam Lama hingga Dugaan Pembunuhan Berencana

Admin 002

Di Balik Penikaman Nus Kei: Dendam Lama hingga Dugaan Pembunuhan Berencana
Di Balik Penikaman Nus Kei: Dendam Lama hingga Dugaan Pembunuhan Berencana

Sanghyangseri.co.id – Kasus penikaman yang menewaskan Agrapinus Rumatora mengungkap latar belakang konflik lama yang berujung tragis. Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara tersebut meninggal dunia setelah diserang di area Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur.

Peristiwa terjadi sesaat setelah korban tiba dari Jakarta. Ia diserang menggunakan senjata tajam dan mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, termasuk leher, dada, dan perut. Meski sempat mendapat pertolongan medis dan dibawa ke rumah sakit, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Motif Dendam Lama

Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa motif utama penyerangan diduga karena dendam pribadi. Polisi menyebut kedua pelaku menyimpan sakit hati terhadap korban terkait peristiwa lama yang terjadi pada 2020.

Pelaku menuding Nus Kei memiliki keterkaitan dengan kasus pembunuhan terhadap kerabat mereka di wilayah Bekasi beberapa tahun lalu. Dugaan inilah yang memicu aksi balas dendam hingga berujung pembunuhan.

Pelaku Ditangkap Cepat

Aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap dua terduga pelaku dalam waktu kurang dari dua jam setelah kejadian. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap lebih dalam kronologi serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Selain itu, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam aksi tersebut.

Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus ini tidak hanya berhenti pada dugaan penganiayaan biasa. Polisi tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pembunuhan berencana, mengingat latar belakang konflik yang sudah berlangsung lama serta indikasi persiapan sebelum aksi dilakukan.

Jika terbukti, pelaku bisa dijerat dengan pasal berat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal hingga penjara seumur hidup atau bahkan hukuman mati.

Respons Partai Golkar

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Nus Kei. Ia juga meminta agar kasus ini diusut secara tuntas dan transparan oleh aparat penegak hukum.

Partai Golkar menegaskan akan mengawal proses hukum hingga selesai demi memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Popular Post

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Gaya Hidup

Harga Beras Terbaru Hari Ini: Cek Daftar Harga Seluruh Indonesia

Harga Beras 1 Kg Hari Ini: Update Terbaru 10 Juni 2025 Harga beras, sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, selalu menjadi perhatian ...

Lowongan Driver Indomaret Kendari

Loker

Lowongan Driver Indomaret Kendari Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Kendari? Info lowongan kerja ini sangat cocok untuk Anda! Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan ...

Lowongan Driver Indomaret Ciamis

Loker

Lowongan Driver Indomaret Ciamis Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan sebagai driver di Ciamis? Info lowongan kerja ini mungkin sangat cocok untuk Anda! Bayangkan, mendapatkan penghasilan tetap sambil ...

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Berita

Waspada! Hoaks Dana Rp150 Juta Brunei, Modus Penipuan Baru

Beredar kabar di media sosial tentang bantuan dana senilai Rp 150 juta dari Kerajaan Brunei Darussalam. Klaim ini tersebar luas ...

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Berita

Dedi Mulyadi Sakit: Klarifikasi Video Rumah Sakit 2022, Bukan 2025

Beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dirawat di rumah sakit pada awal Juni 2025. ...

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Gaya Hidup

Arya Mohan & Nicole Rossi: Misteri Sinetron Asmara Gen Z Terungkap

Sinetron Asmara Gen Z yang tayang di SCTV semakin menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang kompleks dan penuh misteri. ...