Sanghyangseri.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mempercepat penanganan populasi ikan sapu-sapu yang semakin banyak di sejumlah aliran sungai. Langkah ini dilakukan karena spesies tersebut dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem perairan di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan operasi pembersihan ikan sapu-sapu secara menyeluruh di berbagai wilayah, tidak hanya terfokus di pusat kota.
Upaya penangkapan sebelumnya sudah dilakukan di kawasan Jakarta Pusat, melibatkan berbagai instansi seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta petugas PPSU. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengendalikan populasi ikan invasif tersebut.
Keberadaan ikan sapu-sapu dianggap berbahaya karena mampu merusak lingkungan perairan, termasuk tanggul dan habitat ikan lokal. Jika tidak dikendalikan, jumlahnya dapat terus meningkat dan mengancam kelestarian ekosistem sungai di Jakarta.
Seorang ahli perikanan menjelaskan bahwa metode paling efektif untuk mengatasi ledakan populasi ikan sapu-sapu adalah melalui pendekatan terpadu. Strategi ini mencakup tiga langkah utama, yaitu pencegahan, penangkapan langsung, serta pengendalian biologis.
Dari sisi pencegahan, pemerintah perlu memperketat pengawasan terhadap perdagangan ikan hias serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak melepas ikan ke perairan umum. Sementara itu, penangkapan secara fisik dilakukan untuk mengurangi jumlah populasi secara cepat.
Selain itu, pendekatan biologis juga dapat diterapkan guna menjaga keseimbangan ekosistem dalam jangka panjang. Kombinasi ketiga metode ini dinilai lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan satu cara saja.
Ikan sapu-sapu sendiri dikenal sebagai spesies invasif yang memiliki daya tahan tinggi dan mampu hidup di berbagai kondisi lingkungan. Kemampuan tersebut membuatnya sulit dikendalikan jika tidak ditangani secara serius.
Melalui langkah terpadu ini, Pemprov Jakarta berharap dapat menekan populasi ikan sapu-sapu sekaligus menjaga kualitas lingkungan perairan agar tetap sehat dan berkelanjutan.






