Sanghyangseri.co.id – Menjelang musim haji 2026, pengelola Masjidil Haram melakukan perawatan rutin terhadap Ka’bah. Dalam proses tersebut, terjadi pemandangan yang sangat jarang disaksikan oleh publik, yakni terbukanya bagian luar Ka’bah tanpa penutup kiswah.
Perawatan ini telah dimulai sejak awal April dan diperkirakan berlangsung selama sekitar 20 hari. Selama proses berlangsung, area Ka’bah dipagari untuk menjaga kelancaran pekerjaan serta keamanan jemaah yang tetap menjalankan ibadah di sekitarnya.
Sejumlah pekerjaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembersihan, perawatan bagian logam, hingga pengecekan struktur bangunan. Selain itu, sistem saluran air, atap, hingga bagian dalam Ka’bah juga turut diperiksa untuk memastikan kondisi tetap optimal menjelang puncak ibadah haji.
Karena proses pemeliharaan ini, kain kiswah—penutup Ka’bah yang terbuat dari sutra hitam dengan sulaman ayat Al-Qur’an—dibuka sementara. Hal ini membuat struktur batu granit Ka’bah terlihat jelas, sesuatu yang sangat jarang terjadi dan menjadi perhatian banyak jemaah maupun publik.
Gambar dan video yang beredar di media sosial sebagian besar diambil oleh jemaah yang berada di lokasi. Pihak otoritas sendiri hanya menampilkan sebagian kecil dokumentasi resmi selama proses berlangsung.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, turut membagikan dokumentasi perawatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga keindahan dan kesucian Ka’bah.
Meski sedang dalam tahap perawatan, aktivitas ibadah seperti tawaf dan salat tetap berjalan normal di area sekitar Ka’bah. Jemaah masih dapat beribadah dengan lancar meskipun tidak bisa mendekat secara langsung seperti biasanya.
Fenomena terbukanya kiswah ini menjadi momen langka yang memperlihatkan sisi lain dari Ka’bah yang jarang terlihat, sekaligus menunjukkan komitmen otoritas Arab Saudi dalam menjaga kondisi bangunan suci tersebut tetap prima.






