Sanghyangseri.co.id – Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pernyataan keras menyusul tewasnya pejabat tinggi Iran, Ali Larijani. Ia menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas kematian tersebut akan menerima balasan setimpal.
Dalam pernyataannya, Mojtaba menyebut bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa respons. Ia menegaskan bahwa “darah akan dibalas dengan darah,” sebagai bentuk sikap tegas Iran terhadap serangan yang menewaskan salah satu tokoh penting negara itu.
Ali Larijani diketahui merupakan figur berpengaruh dalam struktur politik dan keamanan Iran. Ia sebelumnya menjabat di berbagai posisi strategis, termasuk sebagai pejabat tinggi keamanan nasional, serta memiliki peran penting dalam pengambilan kebijakan negara.
Kematian Larijani terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Serangan yang menewaskannya disebut berkaitan dengan konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, yang belakangan semakin memanas.
Pernyataan Mojtaba Khamenei tersebut mencerminkan sikap Iran yang berpotensi melakukan langkah balasan. Situasi ini menambah kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan, mengingat posisi Larijani sebagai tokoh penting dalam pemerintahan Iran.
Hingga kini, kondisi geopolitik di wilayah tersebut masih belum stabil. Sejumlah pihak internasional terus memantau perkembangan situasi, mengingat potensi dampaknya terhadap keamanan global.






