Sanghyangseri.co.id – Jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar akhirnya tiba di rumah duka di Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu (4/4) malam. Kedatangan almarhum disambut haru oleh keluarga, kerabat, serta warga sekitar yang telah menunggu sejak sore hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jenazah tiba sekitar pukul 21.15 WIB di kediaman yang berada di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Suasana duka langsung terasa begitu peti jenazah diturunkan, diiringi isak tangis keluarga yang tak kuasa menahan kesedihan.
Sejumlah warga yang hadir tampak menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan terakhir. Doa-doa pun terus dipanjatkan oleh para pelayat yang memenuhi area rumah duka, menciptakan suasana penuh haru dan khidmat.
Sebelumnya, keluarga telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kepulangan jenazah. Sejak pagi hari, rumah duka telah ditata untuk prosesi persemayaman, termasuk penyediaan tempat khusus bagi peti jenazah serta pengaturan ruang bagi para pelayat yang datang silih berganti.
Selain keluarga dan warga, sejumlah anggota TNI juga terlihat berada di lokasi untuk membantu kelancaran proses penyambutan dan pengamanan selama prosesi berlangsung.
Setelah tiba, jenazah langsung disemayamkan di rumah duka untuk memberikan kesempatan kepada keluarga, sahabat, dan masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir. Rencananya, almarhum akan dimakamkan secara militer di kampung halamannya sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya kepada negara.
Mayor Zulmi merupakan salah satu prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia, sekaligus pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi para prajurit dalam menjalankan tugas internasional.






