Sanghyangseri.co.id – Iran menyatakan telah melancarkan serangan terhadap target yang disebut sebagai lokasi persembunyian militer Amerika Serikat di Dubai, Uni Emirat Arab. Klaim ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.
Menurut pernyataan dari juru bicara Garda Revolusi Iran, Ebrahim Zolfaghari, serangan tersebut diklaim mengenai dua titik yang digunakan oleh sekitar 500 personel militer AS. Ia menyebut serangan dilakukan menggunakan rudal dan drone yang menyebabkan kerugian signifikan di pihak lawan.
Zolfaghari juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Iran telah memperingatkan bahwa pasukan AS berpindah ke lokasi-lokasi tersembunyi di luar basis militer resmi untuk menghindari serangan.
Ia menambahkan peringatan keras kepada pihak Amerika Serikat agar segera menarik pasukannya dari kawasan tersebut. Jika tidak, menurutnya, wilayah itu akan menjadi tempat yang berbahaya bagi keberadaan militer AS.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa konflik antara Iran dan Amerika Serikat masih terus berlangsung dan berpotensi semakin meluas di kawasan Timur Tengah.






