Sanghyangseri.co.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap kapal induk milik AS, USS Abraham Lincoln, yang tengah beroperasi di kawasan Timur Tengah.
Menurut laporan media yang mengutip pernyataan militer Iran, serangan dilakukan menggunakan rudal yang diarahkan ke kapal induk tersebut. Aksi ini disebut sebagai bagian dari respons Iran terhadap meningkatnya konflik di kawasan.
Namun, pihak Amerika Serikat memberikan keterangan berbeda. Militer AS menyatakan bahwa tidak ada kerusakan berarti pada kapal induk tersebut. Meski demikian, seorang pelaut dilaporkan mengalami luka saat menjalankan operasi di atas kapal.
Insiden tersebut disebut tidak berkaitan langsung dengan serangan musuh dan kondisi pelaut yang terluka dilaporkan stabil setelah mendapatkan penanganan medis.
Sebelumnya, Iran memang beberapa kali mengklaim telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln, tetapi klaim tersebut kerap dibantah oleh pihak AS yang menyebut serangan tidak mengenai target.
Kapal induk USS Abraham Lincoln sendiri merupakan salah satu armada utama Angkatan Laut AS yang dikerahkan ke kawasan Timur Tengah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan merespons eskalasi konflik dengan Iran.
Peristiwa ini semakin mempertegas situasi yang memanas di kawasan, dengan kedua negara saling menunjukkan kekuatan militer di tengah konflik yang belum mereda.






