Sanghyangseri.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan strategis dalam rapat kerja pemerintah yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Rapat yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih serta pejabat tinggi negara ini membahas berbagai isu penting, mulai dari ketahanan energi hingga kondisi global.
Fokus pada Persatuan dan Ancaman Asing
Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional. Ia mengingatkan bahwa perpecahan akibat ego dan ambisi dapat dimanfaatkan pihak asing melalui strategi adu domba atau “devide et impera”.
Energi dan Stabilitas Nasional
Dalam bidang energi, Prabowo menegaskan bahwa kunjungan luar negeri yang ia lakukan bertujuan untuk memastikan pasokan bahan bakar tetap aman di tengah situasi global yang tidak menentu.
Program 1.000 Desa Nelayan
Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan pada 2026. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat ekonomi lokal.
Lingkungan dan Ancaman Kekeringan
Prabowo juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan, khususnya hutan. Ia mengingatkan bahwa kerusakan alam dapat berdampak pada krisis air dan kekeringan di berbagai wilayah.
Biaya Haji Turun 2026
Dalam sektor keagamaan, pemerintah berencana menurunkan biaya haji sekitar Rp 2 juta meskipun harga avtur mengalami kenaikan.
Instruksi Cabut Izin Tambang
Prabowo memerintahkan evaluasi dan pencabutan izin usaha pertambangan di kawasan hutan lindung. Langkah ini diambil untuk melindungi lingkungan dan memastikan pengelolaan sumber daya yang lebih baik.
Indonesia di Tengah Gejolak Global
Meski dunia tengah menghadapi konflik dan ketidakpastian, Prabowo menyatakan optimisme bahwa Indonesia tetap berada dalam kondisi stabil dan mampu mengendalikan arah pembangunan nasional.






