Sanghyangseri.co.id – Sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim menyampaikan seruan kepada Iran agar menghentikan serangan yang dilakukan di wilayah Teluk. Langkah ini dinilai penting untuk meredakan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan tersebut.
Seruan tersebut muncul setelah para menteri luar negeri dari 12 negara mengadakan pertemuan di Riyadh, Arab Saudi. Dalam hasil pertemuan itu, mereka mengeluarkan pernyataan bersama yang menekankan pentingnya penghentian aksi militer oleh Iran.
Negara-negara yang terlibat antara lain Qatar, Azerbaijan, Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Lebanon, Pakistan, Arab Saudi, Suriah, Turki, dan Uni Emirat Arab. Mereka sepakat meminta Iran untuk segera menghentikan serangan yang dinilai berpotensi memperburuk stabilitas regional.
Selain itu, Iran juga diminta untuk tidak mengambil tindakan yang dapat mengganggu jalur pelayaran internasional. Perhatian khusus diberikan pada keamanan di Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb, yang merupakan jalur vital perdagangan global.
Dalam pernyataan tersebut, para menteri memperingatkan agar tidak ada upaya penutupan atau gangguan terhadap lalu lintas kapal di kawasan tersebut, serta menekankan pentingnya menjaga keamanan maritim.
Di sisi lain, mereka juga menyinggung situasi di Lebanon dengan mengecam serangan yang terjadi di negara tersebut. Dukungan penuh diberikan terhadap kedaulatan, stabilitas, dan keutuhan wilayah Lebanon.
Pertemuan ini juga menghasilkan kesepakatan untuk terus melakukan koordinasi dan konsultasi secara intensif antarnegara. Langkah ini bertujuan untuk memantau perkembangan situasi dan merespons dinamika yang terjadi di kawasan secara bersama-sama.






