Bidang Usaha

A.PERBENIHAN

1.Benih Padi Non Hibrida dan Padi Hibrida :

  • Volume usaha Benih Padi Non Hibrida berkisar 130.000 ton per tahun dengan jumlah 53 varietas
  • Volume usaha Benih Padi Hibrida berkisar 4.000 ton per tahun dengan jumlah 5 varietas
  • Juga melakukan pemurnian dan penjualan benih varietas lokal unggulan.

2.Benih Jagung Komposit dan Jagung Hibrida :

  • Volume usaha Benih Jagung Komposit berkisar 3.000 ton per tahun dengan jumlah 10 varietas.
  • Volume usaha Benih Jagung Hibrida berkisar 12.000 ton per tahun dengan jumlah 5 varietas.

3.Benih Kacang – kacangan :

  • Volume usaha Benih Kedelai berkisar 13.000 ton per tahun dengan jumlah 5 varietas.
  • Volume usaha Benih Kacang Hijau berkisar 1.500 ton per tahun dengan jumlah 5 varietas.
  • Volume usaha Benih Kacang Tanah berkisar 1.500 ton per tahun dengan jumlah 10 varietas.

4.Benih Hortikultura dan Sayuran Segar :

Volume usaha berkisar 250 ton per tahun, meliputi : benih sayuran impor  5 varietas, benih sayuran lokal 39 varietas, benih buah  impor 2  varietas dan benih buah  lokal 4 varietas.

B.SARANA PRODUKSI PERTANIAN

Sarana produksi pertanian adalah jenis usaha yang dibangun dengan pola kerjasama antara PT Sang Hyang Seri dengan mitra strategis sebagai investor sekaligus pasar dengan petani plasma sebagai pelaksana lapang. Mitra yang terlibat sampai saat ini sebanyak 30 badan, dengan produk dan kegiatan yang ditangani adalah :

  1. Merk Elang Biru : Pupuk Anorganik Granul (NPK, KCL, Phosfat Pupuk Organik Cair.
  2. Pestisida : Hirbisida, Insektisida, Fungisida, Bakterisida,Rodentisida.
  3. Tranplanter (Mesin panen)
  4. Waterpump (Mesin pengairan)
  5. Traktor (Mesin pengolahan tanah)
  6. Combine Harvester, Boshima Cutter (Mesin Panen)

C.HASIL PERTANIAN

Produk dan kegiatan yang ditangani saat ini adalah: Beras Premium, Gabah Konsumsi, kedelai dan jagung konsumsi.

D.PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

 Aktivitas penelitian dan pengembangan diarahkan kepada penelitian terapan yang menunjang usaha pokok dan pengembangan bisnis baru yang menguntungkan, dilaksanakan di Breeding Centre.

Aktivitas yang dilaksanakan adalah :

  1. Melaksanakan persilangan baik untuk padi hibrida maupun inbrida.
  2. Perbaikan/pemurnian varietas lokal spesifik.
  3. Perbaikan/pemurnian varietas unggul yang telah dirilis.
  4. Melakukan uji observasi untuk mendapatkan galur unggulan.
  5. Melakukan uji adaptasi untuk mendapatkan varietas baru (padi inbrida, padi hibrida, jagung hibrida dan hortikultura).
  6. Tempat karakterisasi dan konservasi plasma nutfah tanaman pangan dan hortikultura dunia.
  7. Laboratorium pemuliaan tanaman pangan utama dan hortikultura untuk menghasilkan varietas unggul sesuai dengan karakteristik permintaan konsumen dan kemampuan daya dukung agroekosistem Indonesia.
  8. Laboratorium untuk pengembangan produk benih yang mampu mempertahankan mutu benih dan menghemat biaya usaha tani.
  9. Mitra kerjasama dalam pengembangan benih (inbrida/hibrida) dengan perusahaan benih dalam negeri, luar negeri dan Badan Litbang Pertanian, BATAN, LIPI dan Universitas Negeri di Indonesia.
  10. Penelitian teknologi agronomis terapan guna peningkatan nilai ekonomis lahan, misalnya peningkatan Indeks Pertanaman Percobaan Turiang, Pelaksanaan Tanpa-Olah-Tanah (TOT), Tebar-Benih-Langsung (Tabela) serta tanaman palawija.
  11. Penelitian Bioteknologi kerjasama dengan formulator dengan memanfaatkan sisa tanaman antara lain Kompos, pakan ternak, PPC Organik, PPC Semi Organik, Insektisida Organik.
  12. Pengkajian Pola Kemitraan Usaha Agri-bisnis baik untuk padi maupun palawija.
  13. Pengembangan Pusat Pelatihan Agribisnis.

 

 

instagram